TOBA ENTREPRENEURSHIP FESTIVAL (TEF) 2018
THE BIGGEST ENTREPRENEURSHIP WEEKEND
IN
LAKE TOBA AREA
Ini nih yang ditungg-tunggu di TEF 2018. Business pitching dari para finalis! Let's check it out! mereka ngomongin apa sih?
1.
Tim
Slation
Aplikasi Penyelia Pemandu Wisata Ketoba
Universitas Sumatera Utara, Medan
Aplikasi Penyelia Pemandu Wisata Ketoba
Universitas Sumatera Utara, Medan
Prototype dari Aplikasi Penyelia Pemandu Wisata Ketoba dari Slation dapat diakses http://bit.ly/KeTobaUSU . Aplikasi Ketoba diharapkan
mampu memudahkan Planning Trip dan Nooking Hotel Online. Tim ini terdiri dari Sarah
Charisa Y P, Hanna Rabitha Hasni, dan Ilham Syahputra.
2.
Tim
YU SEE
CY CRASH Pelet Tinggi Nutrisi
Insitut Pertanian Bogor, Bogor
Kalimat “Sampah tak selamanya tak bernilai, melainkan
sampah adalah bisnis yang menjanjikan”, yang tertera pada slide, cukup mencuri perhatian penonton dan
juri. Tim ini mencoba melakukan inovasi dengan Bio-Teknologi terhadap sampah
organik, dan menjadikannya bisnis. Misalnya dengan magot kering, pellet kering,
tepung maggot, POC dan POP. Tim ini terdiri dari Muhamad Yusuf dan Siti H. S.
3.
Tim Ketan
Bantu Tani
Institut Teknologi Del, Laguboti, Toba Samosir
Tim ini terdiri dari Chrisdio, Lestari Simangunsong,
dan Rudi. Tim ini berusaha membantu petani lewat crowdfunding. Tim ini juga
terinspirasi dari Tani Hub dan Tani Fund.
4.
Tim Koedetta
Toko Bergerak Olahan Nenas
Institut Teknologi Del, Laguboti, Toba Samosir
Tim ini terdiri dari Anju M. Silitonga, dan
Devid Manurung. Fokus dari tim ini adalah mencari, membuat dan menjual berbagai
produk olahan nenas dari Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Toba Samosir.
5.
Tim Eleizer
SMAGRO
Institut Teknologi Del, Laguboti, Toba Samosir
Tim ini terdiri dari Sulastri Hutajulu, Fredy Mordechai Marpaung, dan Sarah Panjaitan. Dari namanya, sudah
dapat ditebak bahwa tim ini membawa tema dan permasalahan dari bidang agro.
6.
Tim Yafiza Team
KAKOTA Kampung Kopi Tradisional Dampit Solusi
Cerdas Atasi Desa Tertinggal Sebagai Desa Pariwisata dengan Media
Universitas Brawijaya, Malang
7.
Tim Wanita Tangguh
On Care: Informasi Layanan Kesehatan dengan
Bantuan GPS Near Me
Institut Teknologi Del, Laguboti, Toba Samosir
Tim ini terdiri dari Erika Pardede, Masta Siahaan, dan Grace Panjaitan. Tim ini
mengangkat masalah kesenjangan jumlah tenaga medis antara kota dan desa
pedalaman. Pengembangan di sektor pariwisata Danau Toba, juga terlihat menuntut
adanya pertambahan jumlah tenaga medis, untuk menangani wisatawan dan tenaga
kerja yang ada di Kawasan Danau Toba. Selain sebagai aplikasi panggilan
darurat, On Care juga terinspirasi dari ALODOKTER, Doctor Assist, dan Halodoc.
8.
Tim Mothers Pray
My Toba Assistant: Apps assistant perjalanan
wisata Danau Toba
Universitas Sumatera Utara, Medan
Bagi tim ini, beberapa
peluang yang ada di pariwisata Danau Toba antara lain membangun rasa nyaman dan
percaya, penyediaan informasi seputar Kawasan Danau Toba, biaya penginapan, dan
fasilitas transportasi. Sehingga aplikasi My Toba Assistant dapat membantu
untuk memberikan layanan transportasi, menjual produk UMKM Danau Toba, mengatur
rencana liburan, memberikan layanan kuliner, dll. Untuk itu, terdapat fitur
penyedia paket wisata, chat assistant, dll. Tim ini terdiri dari Ilham Kurnia Wahyudi, Febria Sahrina, dan Baju Aji Nurmansah.
9.
Tim Nauli
Toba Plan (Aplikasi Perencana Wisata dan Event
Danau Toba)
Institut Teknologi Del, Laguboti, Toba Samosir
Tim ini terdiri dari lserida Quinta Nababan,
Gratia Suryani Sitorus, dan Tasya Lonika Aritonang. Tim Nauli membawakan
aplikasi Toba Plan, yaitu aplikasi Event Organizer untuk Toba yang menyediakan
Pesta Ulang Tahun, Pernikahan Tujuan, Candle
Light Dinner, dan Perjalanan yang dikombinasikan dengan budaya
tradisional dari Toba. Sejauh
ini, Tim Nauli menyatakan sedang mengupayakan kerjasama dengan berbagai kafe
dan restoran yang ada di Kawasan Danau Toba. Sebanyak 9 kafe dan restoran telah
setuju untuk kerjasama lebih lanjut terkait aplikasi Toba Plan.
10.
Tim Stockasstic
Aplikasi Personalised Assistant bagi Investor
Saham Pemula
Institut Teknologi Bandung, Bandung
Tim ini terdiri dari Albert Setiawan, Bryan Aptana Widjaja, dan Feby Eliana Tengry.
Tim ini ingin memanfaatkan pasar
modal Indonesia yang potensial dan berkembang dengan pesat. Pasar modal dapat mempercepat
pertumbuhan ekonomi Indonesia. Terlebih lagi, pasar modal JSE IDX telah
berkembang 194% dari tahun 2006 hingga 2016. Stockasstic
adalah aplikasi untuk mempermudah analisis pasar saham, belajar tentang
analisis teknis, dan melakukan perdagangan saham lebih efisien. Terdapat mode dasar bagi pendatang
baru yang memberikan informasi secara sederhana namun tidak kehilangan
informasi asli dari pasar modal.
Udah pada tau kan apa aja yang diomongin sama para finalis TEF! Ciihhuuyy..











mantapp
ReplyDelete